Gaya Komunikasi “Koboi” Menteri Keuangan Purbaya padaMedia Online (Detik.com, Tempo.co, Kompas.com)

Authors

  • Rina Raflina Institut STIAMI Jakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.65873/py1s6744

Keywords:

analisis framing, gaya komunikasi koboi, media daring, komunikasi politik.

Abstract

Perkembangan media digital dalam satu dekade terakhir telah mengubah secara fundamental cara pejabat publik dalm melakukan komunikasi dengan masyarakat. Komunikasi politik tidak lagi terbatas hanya pada forum resmi atau konferensi pers, akan tetapi sudah berlangsung secara terbuka, cepat dan simultan melalui media daring. Komunikasi politik kini terbuka, cepat dan simultan melalui ruang digital, menjadikan gaya komunikasi pejabat publik bagian integral dari pembentukan citra dan legitimasi politik. Dalam konteks tersebut, gaya berbicara, pemilihan diksi, serta ekspresi simbolik menjadi faktor penting dalam menentukan penerimaan publik terhadap figur pemimpin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji konstruksi media terhadap gaya komunikasi “koboi” Menteri Keuangan Purbaya yang mencuat pada Oktober 2025 dengan menggunakan metode analisis framing model Pan & Kosicki (1993) serta pendekatan komparatif antar-media Caswell (2021). Fokus penelitian diarahkan pada pemberitaan di media daring Detik.com, Tempo.co dan Kompas.com, tiga media daring nasional dengan karakter logika pemberitaan yang berbeda. Hasil analisis menunjukkan bahwa, Detik berorientasi pada kecepatan dan sensasi, Tempo pada kritik dan analisis mendalam, sedangkan Kompas pada keseimbangan dan kredibilitas. Berdasarkan analisis framing dari ketiga media yang menjadi objek penelitian ini, ditemukan novelty bahwa relasi simbolik antara media, ideologi, dan citra pejabat publik dalam ruang komunikasi digital bukan hanya sekedar mengurai struktur teks dan berita

References

Published

2026-08-26